Rashdul Qiblat 2009
Rashdul Qiblat kalau dilihat dari bahasanya berasal dari kata ra-sha-da (رصد) yang artinya mengamati, maksudnya mengamati arah kiblat yang selama ini kita gunakan apakah benar atau tidak, atau ada yang mengartikan sebagai waktu untuk meruluskan arah kiblat. Adapun cara yang dipakai di sini ialah dengan memanfaatkan posisi matahari tepat di atas ka’bah pada saat istiwa/zawal.
Arah Kiblat
Kiblat berasal dari kata “muqobalah” yang artinya arah yang dihadapi, sinonim kata wijhah. Pengertiannya dikhususkan pada suatu arah, di mana semua orang yang mendirikan shalat menghadap kepadanya. Kiblat merujuk ke arah Ka’bah. Pada mulanya, ketika Nabi Muhammad SAW berada di Mekah, beliau mendirikan shalat menghadap ke Baitul Maqdis (Qubbah Sakhrah) di Yerusalem, yang saat itu [...]