Archive for Belajar Ilmu Falak

Arah Kiblat

Monday, February 23rd, 2009 Mufti 1 Comment »

Kiblat berasal dari kata “muqobalah” yang artinya arah yang dihadapi, sinonim kata wijhah. Pengertiannya dikhususkan pada suatu arah, di mana semua orang yang mendirikan shalat menghadap kepadanya. Kiblat merujuk ke arah Ka’bah. Pada mulanya, ketika Nabi Muhammad SAW berada di Mekah, beliau mendirikan shalat menghadap ke Baitul Maqdis (Qubbah Sakhrah) di Yerusalem, yang saat itu [...]

Batas Tanggal Internasional

Monday, February 23rd, 2009 Mufti 1 Comment »

Pada tahun 1884 dalam konferensi internasional mengenai garis-garis meridian (International Meridian Konference) di Washington ditetapkan bahwa garis meridian 180° sebagai batas tanggal internasional (International Dateline) dengan sedikit perubahan yang disesuaikan dengan keadaan geograpis pada daerah-daerah yang ada di sekitarnya, agar daerah-daerah tersebut mempunyai persamaan waktu (tanggal dan Jam).

Penentuan Awal Bulan Hijriyah

Sunday, February 22nd, 2009 Mufti No Comments »

Dasar Hukum yang dijadikan acuan dalam penentuan Awal Bulan Hijriyah diantaranya: 1. Qur’an surat Al-Baqarah ayat 189 “Mereka bertanya kepada engkau tentang hilal (bulan sabit). Katakanlah hilal itu adalah tanda-tanda waktu bagi manusia dan (ibadat) haji” 2. Hadits Riwayat Bukhari dan Muslim “Berpuasalah engkau karena melihat hilal dan berbukalah engkau karena melihat hilal. Bila hilal [...]

Hubungan Waktu dan Garis Meridian (Bujur)

Sunday, February 15th, 2009 Mufti 1 Comment »

Garis lingkaran meridian dihitung mulai dari GreenWich sebagai garis meridian 0° sampai 180° ke sebelah Timur (Bujur Timur) dan 180° ke sebelah Barat (Bujur Barat). Pemilihan kota Green Wich di Inggris sebagai pangkal perhitungan garing-garis meridian atas persetujuan semua negara, disebabkan di kota itu terdapat sebuah teropong bintang yang paling besar. Garis-garis meridian mempunyai hubungan [...]

Rotasi dan Revolusi Bumi

Monday, January 26th, 2009 Mufti 1 Comment »

Bumi berputar pada porosnya dari barat ke timur yang disebut dengan rotasi. Rotasi ini memerlukan waktu 23 jam 56 menit atau 24 jam kurang 4 menit. Arah rotasi dari barat ke timur menyebabkan peredaran semu harian semua benda langit berarah timur barat. Kecepatan rotasi di katulistiwa berbeda dengan di lintang pertengahan, misalnya di 40° LU [...]